Kamis, April 02, 2015

[Renungan] Penyesalan Semudah Satu Detik

Sorry agak menjijikan tapi dari cerita ini kita bisa mengambil sedikit pembelajaran.

Jadi ceritanya begini, gue baru saja terbangun dari tidur siang sebentar diatas tikar. Kesadaran pertama yang gue rasain adalah gini, lengan kiri gue yang tiba tiba gatel. Gue tau apa yang semestinya gue dan oranglain lakukan ketika hal ini terjadi, gue garuk. Selepas dari itu memang benar rasanya hilang, tapi apa efek yang terjadi dengan gue selanjutnya? gatelnya pindah ke ketek? oohbukan. Mungkin gue terlalu berlebihan atau gimana, akibatnya lengan kiri gue bentol-bentol, aduh menyedihkan. Lebay? Emang! Tapi bukan itu maksudnya. 

Selanjutnya gue mikir, merenung, masih dalam keadaan tiduran. Jadi Pelajaran yang bisa diambil: penyesalan. memang sangat sepele, dan mungkin terlintas ga penting. Tapi Ini bagaimana cara kita menyadarinya, menyikapinya, dan kemudian sadar untuk bisa mengintropeksi diri. 

Gatel disini gue ibaratkan seperti masalah dalam kehidupan, dan selanjutnya apa yang kita lakukan ketika gatel nah itu dia respon dari masalahnya.

 Indah, kesadaran atas penyesalan saja bisa dirasakan setelah satu detik. Apalagi masalah-masalah kehidupan lain yang lebih berat, yang justru semakin selalu dianggap sepele, ya. 

Mulai sekarang gue harus lebih berhati-hati dalam menggaruk masalah-masalah dalam kehidupan. Karena ketika menggaruk, disatu sisi memang asik tapi, kalo itu bisa menyakitkan pihak lain, gak akan gue lakukan. 

Right, lain kali ketika gatel datang lagi, gue harus menggantinya dengan cara lain yang lebih halus: membasuhnya dengan air kelembutan, diberikan handuk pengalaman. Gatel hilang hatipun senang *ohyes!. 

ohya, Gue juga mencoba untuk terbiasa dalam hal-hal menggaruk. menggaruk rahasia kehidupan, yang gak segampang gatel yang langsung digaruk kemudian membaik. Dan saatnya tiba para bentol datang satu persatu, itu sebenarnya masalahnya: Penyesalan. 

Semoga dari sini gue dan kita semua bisa sadar dan lebih bisa memaknai kehidupan yang hakiki..

Yuk mulai kita maknai setiap nafas kehidupan yang kita miliki. :)

Because What you see is what you get.   Salam aneono.